wartawan menyindik? Siapa takut. Bila selama ini wartawan lebih banyak hanya bertugas meliput persoalan-persoalan atau isu yang muncul di permukaan
Zainal Arifin Mochtar, lahir di Makassar ( dulu ujung pandang), 8 Desember 1978. Pernah menjadi peneliti di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (2003-2005), dan sejak tahun 2004 hingga sekarang sebagai pengajar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
"arahkanlah pandanganmu kepada tuhan. dan dia akan memberimu jalan. tidak semmuanya sekaligus, tetapi selangkah demi selangkah. dan setiap langkah adalah mukjizat."